Inbound dan Outbound Link Dalam SEO

65 views

 

tempahwebseo.com - Sebagai pegiat SEO, kamu tentu pernah mendengar istilah inbound dan outbound link. Namun tidak ada salahnya untuk lebih memperdalam informasi tentang kedua link ini dan apa fungsinya di dalam SEO.

Link-link yang mengarah ke luar dan ke dalam situs mempunyai dampak yang sangat penting. Sehingga dikenal istilah link building dalam dunia SEO. Pekerjaan ini merupakan pekerjaan yang menantang bagi pegiat SEO. Karena jangan sampai link-link yang bersifat spam yang digunakan untuk meningkatkan traffic di mana hal ini akan berdampak dengan sanksi dari Google. Link yang wajib dipelihara dalam situs ada 2 jenis yaitu seperti dalam pembahasan di bawah ini:

  1. Inbound Link

  • Definisi

Dikenal juga dengan nama backlink, adalah hyperlink yang bersumber dari situs lain dan menuju ke situs kita. Merupakan link yang cukup penting untuk meningkatkan traffic web dan juga nilai DA/PA.

inbound link

Hal ini disebabkan Google mengecek kualitas inbound link yang tertanam di suatu web. Semakin berkualitas dan relevan, maka semakin bermanfaat konten pada halaman tersebut.

  • Bedanya dengan Internal Link

Link ada di dalam anchor text untuk diarahkan pada halaman lain yang ada di situs itu sendiri. Link ini digunakan untuk menavigasikan user ke artikel lain jika tulisan terlalu panjang.

  • Fungsinya dalam SEO

Backlink merupakan salah satu cara untuk menaikan nilai DA/PA dan traffic web. Namun algoritma Google lebih membaca kualitas backlink daripada jumlahnya. Hanya link yang baik dari status yang terpercaya dan anchor text alami yang akan dibaca oleh algoritma Google ini.

Dampak dari backlink ada dua hal:

    1. Meningkatkan peringkat mesin pencari

Semakin baik kualitas backlink yang kamu punya, maka Google akan membacanya dan memberikan peringkat yang baik bagi situsmu. Hal yang menjadi fokus bagi pegiat SEO dalam merancang dan menentukan  backlink.

    1. Mengarahkan lalu lintas web

Situs dengan peringkat baik dari Google akan muncul lebih awal dan sering. Sehingga akan menarik user untuk membuka halaman yang dimaksud.

    1. Mengindex postingan yang tidak terindex
    2. Memperkaya keyword blog
    3. Menambah page rank blog
    4. Memperbanyak internal link
  • Cara Membuatnya

    1. Perbarui blog dengan konten-konten terbaru
    2. Buat guest post

Temukan web yang relevan dengan webmu dalam satu niche dan mau menerima guest post darimu dan perhatikan DA situs tersebut.

    1. Buat skyscraper content

Konten terbaik versi Google yang dibuat versi situsmu dan melihat siapa yang menautkannya kemudian mereplikasi strategi tersebut. Hubungi mereka untuk menautkan artikelmu dan membagikannya.

    1. Cari backlink kompetitor dan monitor

Tools yang bisa digunakan adalah Ahrefs, untuk mencari backlink pesaing dan melakukan monitoring.

    1. Buat konten infografis yang menarik

Baca Juga : Pagination dan Trik Implementasinya

  1. Oubound Link

  • Definisi

Kebalikan dari inbound link, outbound link adalah link yang mengarahkan user  web kita ke web lain. Salah satu tujuannya adalah untuk mendapatkan banyak backlink. Hal ini beresiko dari sisi SEO, karena akan membuat traffic keluar dari web pribadi.

outbound link

Namun ada lagi yang berpandangan bahwa dengan mengarahkan user web kita ke web berkualitas lain sebagai referensi akan membuat user kembali ke web kita karena menganggap web kita qualified dalam memberikan informasi dan rekomendasi. Pastikan outbound link yang kamu berikan adalah merujuk ke konten yang original tentunya, relevan dan informatif.

  • Fungsinya dalam SEO

    1. Outbound link dapat memberikan Google informasi tentang blog kita karena link yang cantumkan relevan dengan konten web.
    2. Salah satu cara untuk membangun hubungan dengan blogger lain yang memiliki niche yang sejenis.
  • Manfaat Outbound Link

    1. Membuat tautan keluar untuk membantu blogger lain sehingga memberi pengaruh juga untuk mengecek situs kita sendiri.
    2. Dapat membantu menaikkan peringkat dan membangun kredibilitas dari situs yang kita miliki.
  • Yang Perlu Diperhatikan¬†

    1. Gunakan anchor text berupa keyword yang berbeda-beda
    2. Hindari anchor text yang sama dengan URL blog
    3. Anchor text ditempatkan tidak hanya di satu bagian tulisan saja, namun menyebar di semua paragraf
    4. Bisa juga diselipkan link yang mengarah ke blog kita jika blog tersebut dianggap bagus
    5. Buat outbound link untuk setiap postingan
  • Jenis Outbound Link

    1. Outbound link negatif

Ketika link yang dibuat tidak relevan dengan konten di halaman yang dijadikan link

    1. Outbound link positif

Link alami yang dapat membantu user dalam mencari informasi yang relevan dengan konten di halamanmu. Google akan memberikan penilaian khusus untuk outbound link seperti ini.

Inbound link dan outbound link adalah link yang biasa digunakan dalam teknik SEO untuk meningkatkan traffic. Teknik yang memadukan keduanya disebut tukar link, yaitu di mana blogger yang saling mengenal melakukan kegiatan tukar menukar link sehingga masing-masing membuat inbound dan outbound link di situs masing-masing. Biasanya dilakukan sesama anggota komunitas dan merupakan cara yang baik dan sah untuk meningkatkan traffic webmu.

 

Tags: #Backlink #Inbound #Link #Outbound #SEO #Ulasan SEO