top level domain

Kiat Jitu Memilih Nama Domain Paling Pas untuk Bisnis

tempahwebseo.com – Memilih nama domain tidak pernah jadi kegiatan yang sulit dilakukan. Kamu hanya perlu jadi kreatif, sedikit mengandalkan intuisi, serta memperhitungkan faktor lain seperti kata kunci bisnis yang Anda bangun. 

Empat Langkah Memilih Domain untuk Situs Bisnis

Tentu saja kami tidak bisa memberi tahu nama domain macam apa yang paling pas untuk situs bisnis yang sedang kamu bangun. 

Namun kami bisa memberi tahu sejumlah kita dan proses untuk membuat kegiatan memilih nama jadi lebih mudah dilakukan. Berikut kiat jitu memilih nama domain untuk bisnis online. 

Langkah 1: Pilih Satu atau Dua Kata Kunci yang Mewakili Situs Kamu

Ada dua cara paling mudah dilakukan sebelum memberi nama untuk situs bisnis. Yang pertama kamu bisa memilih domain berdasarkan nama pribadi. Yang kedua kamu bisa memilih domain berdasarkan bisnis yang akan kamu jalankan. 

nama domain mewakili kata kunci

Tapi alangkah lebih baik bila memilih domain sesuai dengan kata kunci bisnis yang sedang dibangun. Dengan begitu pengunjung situs nantinya bakal lebih memahami tema situs dan niche bisnis yang kamu jalankan.

Lalu bagaimana mencari kata kunci yang pas untuk situs bisnis saya? Gunakan tools seperti Google Keyword Planner (bagian dari Google Ads), atau Ubersuggest. Keduanya – dengan segala keterbatasannya – bisa dipakai gratis.

Langkah 2: Gunakan Generator Nama Domain

Ketika kamu sudah memegang daftar kata kunci untuk calon nama domain situs, sekarang saatnya menggunakan generator nama domain. 

Kamu bisa saja memilih nama secara manual, namun bisa dipastikan bahwa kamu akan pusing sendiri ketika memilih nama domain berdasarkan kata kunci tertentu, yang bisa jadi ada puluhan di dalam daftar kata kunci yang kamu pilih. 

Kami menyarankan Domain Wheel bila kamu ingin memakai generator nama domain. Tools seperti Domain Wheel bekerja dengan cara sederhana. Kunjungi situsnya dan masukkan kata kunci yang ada di daftar, ke kotak pencarian. 

Tekan enter dan setelahnya kamu akan melihat sejumlah sugesti nama yang bisa digunakan untuk domain baru. Kalau tidak suka dengan satu kata kunci yang sudah dimasukkan, kamu bisa mengulangi pencarian nama dengan memasukkan kata kunci lain. 

Lakukan itu terus menerus sampai kamu menemukan kata kunci yang paling pas untuk digunakan sebagai nama domain. 

Selain Domain Wheel, kamu juga bebas memilih opsi tools lainnya seperti Name Mesh atau Bust a Name. 

Langkah 3: Memilih Nama dengan Cara Sederhana

Sebetulnya memilih nama domain bisnis tidak perlu jadi perkara yang membuat pusing kepala. Benar bahwa kamu harus memilih nama domain yang tepat, namun kamu perlu mengingat tiga hal dengan baik. 

  • Nama harus mudah diingat dan diucapkan. Hindari menggunakan karakter spesial dan nomor untuk domain bisnis. Sebab hal itu akan menyulitkan ketika nama domain diucapkan dengan keras. 
  • Mudah diingat dan kreatif. Makin unik nama domain, maka semakin mudah ia diingat oleh banyak orang. 
  • Pendek dan jernih. Nama domain yang panjang dan membingungkan sebetulnya relatif lebih sulit diingat. Dan pastinya orang bakal lebih mudah salah menulis nama domainnya. 

Langkah 4: Pilih Top Level Domain dan Daftarkan Segera Domain Tersebut

Pada langkah keempat ini, kami berharap kamu sudah mantap dengan pilihan nama domain. Nah, sekarang saatnya merangkai nama tersebut dengan Top Level Domain yang tersedia. Anda bisa memilih ekstensi .com, .net, .org, atau apapun yang sesuai dengan inti bisnis yang sedang dibangun. 

top level domain

Setelah memilih jenis Top Level Domain yang ingin dipakai, segera daftarkan domain tersebut lewat layanan web hosting favorit. 

Hal-Hal Lain yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memilih Nama Domain

Memilih nama baru bisa jadi sulit. Kalau itu masalahnya, kamu bisa mempertimbangkan beberapa hal lain, misalnya:

  • Membeli Domain yang Sudah Kadaluarsa

Cara ini bisa dipertimbangkan, lagipula kamu tidak perlu dipusingkan dengan membangun reputasi situs bisnis dari awal. 

Akan tetapi metode ini bisa dilakukan dengan catatan domain yang sudah kadaluarsa itu tidak terpakai namun punya banyak backlink. Kemudian domain itu sudah berumur lama. Sekaligus punya skor otoritatif yang tinggi. 

Namun kami menyarankan kamu untuk hati-hati sebelum memilih opsi ini. Periksa status hukum domain yang sudah kadaluarsa itu. Jangan sampai sudah beli domain, eh ternyata kamu tersandung masalah hukum di kemudian hari. 

  • Nama adalah Citra

Nama domain berhubungan langsung dengan bagaimana kamu akan membangun bisnis di masa depan. Sederhananya, nama domain sama dengan pencitraan, atau bagaimana kamu mencitrakan bisnismu ke khalayak luas. Jadi pastikan untuk memilih nama dengan membayangkan bahwa kamu akan membangun bisnis online yang kuat dan besar dengan nama itu.

Demikianlah sedikit kiat jitu memilih nama domain untuk bisnis. Ingat bahwa kamu sebaiknya mempertimbangkan pemilihan nama dengan hati-hati, kemudian mengembangkannya dengan hati-hati pula. 

 

  

 

 

 

Artikel Terkait